Tips Ternak Kambing Etawa Pemula

Tips & Trik Usaha Budidaya Ternak Kambing – Bisnis Usaha Peternakan Kambing

goats.jpg
Ternak Kambing, Sumber: Pixabay

Sering sekali para calon peternak kambing bertanya seperti ini ” Berapa sih modal yang dibutuhkan untuk usaha ternak kambing” ?

Jawaban nya adalah Modal usaha ternak kambing, Keperluan masyarakat muslim di Indonesia dan di negara muslim lainnya yang sangat besar terhadap kambing menunjukan potensi besar bisnis. Permintaan akan kambing semakin besar pertahun.

Semisal pada waktu menjelang Idul Adha, bahkan setiap hari masyarakat di tanah air memerlukan kambing untuk dijadikan hewan aqiqah bagi orangtua yang mempunyai bayi berumur 2 minggu dan untuk para pedagang sate kambing..

Berdasarkan penelitian penulis lapangan, setiap hari di suatu daerah pasti ada orang yang melakukan acara aqiqah.

Banyak hal yang membuat usaha ternak kambing lebih menguntungkan dari bisnis ternak sapi, seperti harga daging kambing yang jauh lebih murah ketimbang daging sapi. Harga kambing yang lebih terjangkau dibanding sapi.

Selain itu usaha merawat peternakan kambing lebih mudah/gampang dari pada merawat kandang sapi. Keuntungan lain dari ternak kambing adalah biaya pakan, biaya bibit dan biaya kesehatan yang sangat murah ketimbang bisnis peternakan sapi potong dan pedanging.

Atas kenyataan di atas membuat banyak orang terutama di pedesaan lebih memilih beternak kambing domba karena lebih menguntungkan bagi mereka dan perawatannya sangat mudah. Karena modal usaha yang dibutuhkan sangat kecil dengan potensi untuk yang sangat lumayan besar dan jaminan nya tak pernah rugi.

Tak pernah ada istilah peternak kambing rugi. Kecuali kambing terkena penyakit lalu mati, tapi itu kemungkinan jarang terjadi bagi pembisnis ternak kambing.

Rincian Modal usaha ternak Kambing untuk Pemula

  • Bibit Kambing

    Bibit kambing harga sekitar Rp 200 ribu dan sampai Rp 1 juta. Diasumsikan jika bibit kambing perekor sebesar Rp  200 ribu maka modal usaha yang oerlu untuk membeli 10 ekor kambing adalah Rp 2 juta. Bibit kambing ini termasuk yang kecil dan tentunya sehat.

  • Kandang

    Pembuatan kandang harga Rp 1 juta. Kandang kambing yang dibuat secara sederhana dari kayu dan bisa dikerjakan sendiri juga sih tanpa harus menyewa pembuatan kandang atau menyewa Tukang.

  • Pakan

    Biaya pakan kambing tidak terlalu besar dan bisa dicari, untuk konsentrat vitamin sekitar Rp 100 ribu perbulan.

  • Upah

    Upah karyawan sekitar 600 – 800 ribu perbulan

  • Perkawinan

    Kambing betina dewasa yang sudah siap kawin umumnya berusia antara 6-8 bulan. Tanda birahinya antara lain : Gelisah, ribut dan nafsu makan menurun.

    Mencoba untuk menaiki ternak lainnya. Menggerak-gerakkan ekornya. Bagian vulva memerah, bila diraba terasa hangat.

    Keluar sedikit lendir bening kambing betina dewasa dikawinkan paling bagus berumur 10 bulan, dan jantan sebagai pemacek berumur 1 tahun. Waktu yang tepat untuk mengawinkan kambing pada pertengahan birahi yaitu 12-18 jam sejak birahi pertama muncul.

    Selain menggunakan pejantan pemacek, dapat juga kambing betina dikawinkan dengan menggunakan metode kawin suntik (Inseminasi Buatan). Tujuannya adalah untuk menghasilkan keturunan yang mendapatkan keuntungan yang lebih besar. Untuk saat ini kawin suntik (IB) kambing dapat menggunakan jenis kambing peranakan Etawah (PE).

  • Pengelolah Usaha

    Pada umumnya pengelolaan usaha ternak kambing dapat dilakukan secara tradisional maupun secara intensif. Untuk menghindari kerugian dalam usaha, langkah pertama harus ditempuh harus membiasakan dengan memperbaiki managemen usaha, yaitu selalu melakukan pencatatan setiap kejadian mengenai ternaknya.

    Langkah selanjutnya adalah dengan melihat pangsa pasar. Waktu penjualan ternak kambing yang bagus adalah bila ternak telah berusia 12-18 bulan, dan berat badannya tidak bertambah lagi.

  • Penyakit

    Salah satu hal yang penting dalam usaha ternak kambing adalah memperhatikan kesehatan ternak. Sanitasi kandang dan lingkungan merupakan cara termudah untuk mencegah terjadinya kejadian penyakit. Adapun kejadian penyakit yang paling sering adalah kembung (tympani), kudis (scabies), diare dan sebagainya. Untuk pertolongan pertama dapat menggunakan obat-obatan tradisional dan untuk selanjutnya dapat menghubungi petugas kesehatan terdekat.

Apabila diestimasikan harga jual kambing sekarang ini dengan usia kambing sembilan bulan keatas sekitar Rp 1,5 juta sampai Rp 2 juta.

 

Ilmu pengetahuan mengenai ternak kambing dan ilmu marketingnya

Bagi anda yang ingin beternak kambing, Mencari dan mendapatkan ilmu pengetahuan yang benar adalah hukumnya wajib. Ilmu pengetahuan ini bisa didapatkan dari para peternak senior dengan cara silaturahmi, ilmu melalui internet dan melalui berbagai pelatian budidaya ternak kambing.

Ibarat mau mengoperasikan sebuah laptop, anda mampu membeli 1 atau bahkan ratusan laptop sekaligus. Namun kalau anda sama sekali tidak punya ilmu mengenai bagaimana mengoperasikan laptop. Bagaimana menggunakan berbagai program yang ada didalam laptop ya sama saja sih, anda tidak akan bisa memanfaatkan laptop untuk kehidupan anda.

Anda beternak kambing tanpa ilmu marketing untuk mempromosikannya, ilmu pengetahuan yang benar tentang beternak kambing maka bisnis ternak kambing anda membuat anda sengsara, tidak menakutkan untuk anda yang ingin beternak kambing tetapi ingin fakta.

maka dari itu anda di wajibkan untuk mengetahui ilmu marketing, beternak kambing, ilmu managemen, ilmu pakan dan nutrisi, ilmu kandang yang baik, ilmu memilih bibit kambing yang terbaik, bagaimana merawat kesehariannya, dan bagaimana cara memberikan jamu untuk kesehatannya.

Kita juga harus mengerti hal ini.

  1. Fokus Pada Satu Jenis Kambing

    Tips memulai usaha peternakan kambing yang pertama, sebaiknya fokuslah pada satu jenis kambing. Misalnya jenis kambing jawa, kambing etawa atau peranakan etawa, domba, domba garut dan sebagainya.

    Masing-masing jenis kambing membutuhkan perawatan dan perlakuan berbeda. Demikian juga analisis usaha peternakan kambing tidak sama antara satu jenis kambing dengan kambing lainnya.

    Karena itu fokuslah dan pilih jenis kambing mana yang anda ingin kembangkan. Pilihlah yang terbaik untuk anda hehe.

  2. Pelajari Kondisi Wilayah Anda

    Peternakan kambing membutuhkan pakan yang memadai, pakan kambing tidak seperti ternak lainnya yang bisa dibeli secara masal. Jika sapi dan unggas serta ternak lainnya banyak disuplai oleh pakan pabrikan, tidak demikian dengan kambing lainnya.

    Kambing membutuhkan pakan dedaunan segar dan tidak sembarangan. Karena itu tips memulai usaha peternakan kambing salah satunya adalah pastikan wilayah tempat usaha anda memiliki ketersediaan pakan kambing yang melimpah dan mudah mendapatkannya.

  3. Pelajarin Pasar Anda

    Tips memulai usaha peternakan kambing berikutnya adalah pelajari pasar atau siapa konsumen anda, jangan sampai anda memulai usaha peternakan tanpa tahu kemana anda akan menjual produk anda.

    Usaha peternakan adalah usaha makhluk hidup yang memiliki batas waktu serta haus selalu diberi pakan, pakan menghabiskan 70%  ongkos produksi. Jika anda tidak bisa menjual produk anda maka anda tidak hanya susah untung tetapi malah bisa rugi.

    Anda bisa mempelajari rantai penjualan ternak kambing, mulai dari peternak, pengepul, pasar hingga konsumen langsung. Jika perlu, buatlah kontrak usaha dengan pembeli yang pasti, agar anda terbantu dan memiliki jaminan pasar yang pasti.

Jenis-Jenis Kambing Luar Negeri

  1. Kambing Boer

    Kambing boer, kambing jenis ini sudah menjadi hewan ternak yang ter registrasi lebih dari 65 tahun, kampung asal si kambing boer ini adalah Afrika Selatan saat ini kambing tersebut banyak dibudidayakan guna untuk memenuhi pasar.Kambing ini mempunyai badan yang bersar kekar dan berisi selain itu kambing ini juga cepat dalam proses pertumbuhannya dengan memakan waktu 5 – 6 bulan beratnya sudah mencapai 35 – 45 kg saat dewasa kambing jantan mempunyai berat 120 – 150 kg sedangkan betina 80 – 90kg.Karena itulah kambing ini dijadikan sebagai kambing pedaging/jagal. Jika kamu tertarik ingin membelinya alangkah baiknya kenali dulu ciri-cirinya, dari tubuh terlihat lebar dan panjang, kakinya pendek, teling panjang menggantung, hidung cembung, kulinya berwarna coklat yang berguna untuk melindungi dari sinar matahari.
  2. Kambing Anglo Nubian

    Kambing ini berasal dari Afrika memiliki ciri-ciri tubugnya ramping kalitnya bagus dan bulunya terlihat mengkilat, kaki panjang, telinga panjang menggantung , mukanya cembung umumnya tidak bertanduk.

    Kambing ini selain mempunyai daging yang bagus juga mempunyai susu walaupun kualitas susu tak sebaik kambing swiss, kambing ini dijuluki sebagai jagoan kambing perah afrika oleh karena itu susunya diambil untuk memenuhi pasar.

  3. Kambing Murciano

    Murciano Granadina atau Murcia Granada kambing ini berasal dari daerah kering di timur selatan Spanyol tepatnya di Murcia, Almeria, Alicante dan Granada. Para kambing itu berkembang biak bebas disana dan sudah dipeluas perkembangannya di beberapa daerah Amerika Latin dan Afrika Utara, fungsi utama kambing ini dibudidayakan untuk diambil susunya.

    Kambing ini berukuran sedang bobotnya antara 30 – 50 kg untuk betina sedangkan pada jantan 50 – 60 kg. Ciri- ciri kambing ini adalah kebanyakan dari mereka berwarna polos yaitu hitam atau coklat, mempunyai telinga dan ekor yang berdiri tegak.

    Perkembangannya juga cukup cepat mereka tidak mempunyai musim tertentu untuk pembibitan si betina bisa datang kapan saja kepada si jantan untuk meminta jatah dari perkawinan tersebut biasanya lahir dua ekor setiap masa kelahirannya dan mereka menjadi dewasa secara sex pada usia 7 sampai 8 bulan ke atas.

    Oleh karena itu kambing ini banyak dibudidayakan untuk mencukupi kebutuhan pasar daging selain daging juga banyak diambil susunya tercatat sebagai produsen susu terbaik karena beberapa dari kambing ini bisa menghasilkan 2 kali lipat susu, kandungan lemak dalam susunya 5,6% dan protein 3,6% itu lebih baik ketimbang keturunan kambing jenis lain.

  4. Kambing Etawa

    Kambing etawa mungkin pada sebagian banyak orang sudah mengetahuinya di Indonesia kambing ini didatangkan dari India disana dijuluki kambing Jamnapari, tinggi pada kambing jantan 100 – 127 cm dan beratnya mencapai 91 kg sedngkan tinggi pada betina 92 cm dan beratnya hanya 63 kg.

    Kambing ini mempunyai ciri yaitu bentuk tubuh tinggi panjang perawakan gagah, telinga panjang menggantung, hidung dan dahing berbentuk cembung, yang membedakan antara si jantan dan betina ialah tanduknya si betina mempunyai tanduk yang relatif pendek daripada si jantan.

    Di Indonesia kambing etawa ini dikenal sebagai kambing perah hal itu dibuktikan dengan hasil susu yang rata-rata perhari bisa meghasilkan 3 liter susu, untuk mendapatkan susu yang berkualitas baik peternak harus memperhatikan asupan makanan dan kapan waktu pengambilan susu yang pas.

Jenis kambing perah

  1. Kambing Jawarandu

    goats.jpg
    Kambing Jawarandu, Sumber : Pixabay

         Kambing Jawarandu adalah kambing hasil persilangan antara kambing etawa dengan kambing kacang. Kambing ini memiliki ciri separuh mirip kambing etawa dan separuh lagi mirip kambing kacang. Kambing ini dapat menghasilkan susu sebanyak 1,5 liter per hari, cocok untuk dibudidayakan sebagai kambing perah. Kambing memiliki ciri-ciri sebagai berikut :

  • Tubuh lebih kecil dari kambing etawa
  • Bobot kambong jantan dewasa dapat lebih dari 40 Kg, betina dapat mencapai bobot 40 Kg
  • Baik jatan maupun betina bertanduk
  • Memiliki telinga lebar terbuka, panjang dan terkulai
  1. Kambing Saenen

    Goatssaenen.jpg
    Kambing Saenen, Sumber : Pixabay

Kambing Saenen di Indonesia masih sedikit. Kambing ini berasal dari daerah Saenen, Swiss. Makannya disebut kambing saenen. Kambing ini juga penghasil susu yang tinggi. Kambing ini memiliki ciri sebagai berikut :

  • Baik kambing jantan maupun betinanya tidak memiliki tanduk
  • Warna bulunya putih atau krem pucat
  • hidung, telinga dan kambingnya berwarna belang hitam
  • Dahinya lebar
  • Telinganya berukuran sedang dan tegak

Kambing saenen sulit berkembang di wilayah tropis karena kepekaannya terhadap matahari. Berbeda dengan kambing etawa yang lebih adaptif di Indonesia, oleh karena itu populasi kambing ini di Indonesia sedikit.

Dibalik itu semua kita harus mengerti dan memahami kualitas serta daya saingnya contohnya :

  1. Dalam bisnis kambing, kita wajib memahami permintaan pasar

    Sebelum anda benar-benar memulai bisnis kambing, langkah pertama yang harus dilakukan adalah memahami permintaan pasar. Walaupun pasar kambing sangat besar, anda tetap harus melakukan survei, minimal survei kecil- kecilan dengan cara mendatangi beberapa tempat yang menjadi target pasar bisnis kambing anda

    Target pasar tersebut bisa meliputi pasar hewan di sekitar desa anda, warung makan sate kambing, jasa pemotongan aqiqah, dan beberapa target pasar lainnya.

    Pelajari seluruhnya segala jenis permintaan pasar yang meliputi kisaran harga kambing setempat, kualitas kambing yang diminta, serta pemanfaatan kambing tersebut oleh konsumen digunakan untuk kepentingan apa.

    Hasil survey yang sudah anda lakukan tersebut selanjutnya digunakan sebagai acuan dalam budidaya ternak kambing yang akan anda lakukan.

    Memang demikianlah kenyataan yang terjadi saat ini, entah anda hendak bisnis kambing maupun bisnis sayuran, entah usaha ternak kambing ataupun usaha ayam potong, semuanya harus mengikuti permintaan pasar.

    Sangatlah sulit jika anda berkeinginan untuk menyetir konsumen, agar mau membeli kambing anda sesuai dengan kriteria yang anda tawarkan.

    Oleh sebab itu, survei pasar merupakan langkah terpenting didalam bisnis kambing agar dapat digunakan sebagai acuan desar untuk melakukan langkah-langkah selanjutnya.

Dalam dunia bisnis kambing, ada dua jenis tipe konsumen yang akan menjadi target pasar anda. tipe konsumen tersebut adalah :

  1. Konsumen Langsung

    Konsumen langsung adalah para pembeli kambing yang peruntukannya memang untuk kepentingan sendiri, atau lebih jelasnya kambing tersebut tidak dijual kembali oleh pembeli pertama.

    Type konsumen langsung dalam bisnis kambing antara lain : orang yang hendak aqiqah, orang yang hendak berqurban, serta orang yang hendak melakukan hajatan maupun pesta acara tertentu atau mau dikonsumsi sendiri di rumah

  2. Konsumen Pedagang

    Konsumen pedangan dalam bisnis kambing adalah orang yang membeli kambing di tempat anda untuk dijual kembali, baik dalam bentuk utuh berwujud kambing apa adanya, maupun dalam bentuk olahan, kiloan, maupun sebagai sajian masakan.

    Beberapa contoh target konsumen ini adalah tukang sate, jasa aqiqah, makelar kambing, maupun tukan jagal dan pengecer daging kambing kiloan.

    Jadi kita harus pandai menentukan konsumen, target pasar supaya kita tidak bangkrut atau rugi.
    iya sih menurut saya tidak ada kata bangkrut dan didalam bisnis itu kita tidak boleh takut bangkrut karena kalau kita sudah takut dengan kebangkrutan kita tidak akan berani memulai bisnis tersebut karena pikiran kita sudah dikotorin dengan kata bangkrut.

    Mari bersama-sama kita ubah pikiran kita dan kita harus berani melawan resiko supaya bisnis kita berkembang dengan baik.

Leave a Reply