Teknik Menulis Headline yang Bagus dan Berhasil⁣ Menarik Banyak Orang

Dalam periklanan, headline adalah salah satu hal yang paling penting, karena ini adalah iklannya iklan Anda. Fungsi utamanya adalah untuk mendapatkan perhatian. Jika Anda bisa menguasai teknik menulis headline yang bagus, maka hampir pasti Anda akan bisa membuat iklan yang bagus dan juga berhasil.

Sebagian besar pakar periklanan setuju bahwa judul yang menarik perhatian adalah unsur utama dalam kesuksesan sebuah iklan. Bahkan karena pentingnya sebuah headline ini, David Ogilvy seorang bapak periklanan dunia menghabiskan 80% waktu hanya untuk membuat headline dan 20% sisanya untuk membuat body copy atau isi copywriting.⁣⁣⁣

Dalam ⁣Sebuah survei juga membuktikan bahwa rata-rata 8 dari 10 orang akan membaca judul dan hanya 2 orang saja yang akan meneruskan membaca isi selanjutnya atau sisanya. Semakin baik headline, semakin besar peluang iklan Anda untuk dibaca.

Teknik Menulis Headline

Teknik Menulis Headline

Sebenarnya tidak ada salah dan benar ketika Anda membuat sebuah headline namun sebaiknya Anda menyusunnya atau membuatnya dengan menggunakan sebuah formula atau teknik menulis headline yang sudah teruji mampu membuat banyak orang untuk tertarik melakukan klik terhadap kontennya dan juga membaca isi kontennya hingga akhir.

Ada satu teknik atau strategi dalam membuat headline yang dikenal dengan The Four U (useful, urgency, unique, dan ultra-specifik)

1. Judul Yang Bermanfaat Bagi Pembaca (Useful)

Teknik Menulis Headline yang pertama membuat Judul Yang Bermanfaat Bagi Pembaca (Useful)

Salah satu alasan utama seseorang membuka internet atau social media adalah untuk menemukan informasi berharga yang membantu mereka memecahkan masalah mereka yang paling mendesak.

Ini berarti bahwa setiap kali seseorang melihat headline, baik di hasil penelusuran, atau di media sosial, pertama kali yang mereka lihat adalah relevan atau tidaknya headline Anda. Karena harapan mereka konten Anda dapat membantu untuk menyelesaikan masalah yang mereka hadapi atau membantu mereka memenuhi keinginannya.

Jika judul Anda tampak tidak relevan, judul tersebut tidak akan diperhatikan atau dilihat oleh pembaca Anda. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mengetahui audiens target ideal Anda. Anda harus mengetahui apa ketakutan mereka, keyakinan, motivasi, kesukaan dan tidak suka, kelompok usia, dan lain-lain. Sehingga Anda dapat membuat pesan yang sampai ke benak mereka.

2. Berikan Rasa Urgency

Berikan Rasa Urgensi

Urgensi mungkin salah satu pemikat perhatian yang paling kuat. Mengapa? Karena rasa urgensi mendorong prospek Anda untuk bertindak sekarang daripada nanti. Karena orang-orang yang menelusuri internet terkenal suka terburu-buru dalam memecahkan masalah.

Mereka menginginkan jawaban atas masalah mereka sekarang. Mereka ingin itu berfungsi dengan cepat, misalnya, mereka menginginkan jaminan bahwa mereka tidak membuang-buang waktu untuk menghabiskan konten Anda atau uang mereka untuk membayar produk Anda.

Buatlah penawaran khusus dengan waktu terbatas seperti diskon atau penawaran terbatas lainnya sehingga membantu menciptakan rasa urgensi.

Dengan demikian, menjadi refleks alami bagi seseorang yang melihat headline utama Anda untuk ingin langsung mengkonsumsi konten Anda untuk melihat bagaimana Anda dapat membantunya.

3. Judul Dengan Gagasan Yang Unik

Judul dengan gagasan yang unik

Keunikan sangat penting karena dengannya headline Anda akan mendapatkan perhatian dari pembaca. Karena jika calon pembaca Anda telah melihat konten serupa atau manfaat serupa di tempat lain, mereka tidak akan repot-repot mengklik konten Anda.

Ada dua cara yang bisa Anda coba agar menjadi unik. Pertama Anda dapat menemukan atau mencari informasi yang menurut calon pembaca Anda unik, atau yang kedua Anda dapat menyajikan informasi berguna dengan cara yang unik.

Jika konten Anda sama dengan pesaing, maka Anda harus menyajikannya dengan cara yang meyakinkan prospek Anda bahwa mereka belum mencobanya. Kebanyakan orang menyukai dengan hal yang baru, yang unik dan berbeda dari yang lainnya.

4. Lakukan Semua Hal Diatas Dengan Cara Ultra-Specific

teknik menulis headline yang terakhir adalah buatlah secara specific

“U” yang terakhir adalah Ultra Specific atau dengan detil dan rinci serta sangat spesifik, yang bisa dilakukan dengan menggunakan angka pada judul artikelnya.

Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa begitu banyak berita utama memiliki angka di dalamnya? Itu karena dengan memberikan angka menjadikan artikel itu semakin spesifik.

Jika Anda memberikan informasi khusus kepada calon audiens atau pembaca Anda dalam headline utama, Anda harus membuktikan bahwa Anda memahami mereka pada tingkat yang lebih dalam. Angka adalah salah satu cara untuk mencapai ini. Semakin spesifik, semakin orang akan merasa percaya dan yakin bahawa artikel Anda benar. Contohnya.

  • 10 tips menghilangkan jerawat
  • Dijamin penghasilan 100 juta dengan Instagram
  • 30 Hari jago jualan
  • Dan lain sebagainya

13 Jenis Headline

13 Jenis headline dari kang Dewa

Penulis sekaligus praktisi online marketing Mas Dewa Eka Prayoga membagikan 13 jenis headline yang bisa Anda gunakan dalam menyusun naskah promosi atau iklan Anda.

1. Benefit Headline

Headline yang menggambarkan keuntungan yang akan mereka dapatkan baik berupa keuntungan ekonomis maupun keuntungan psikologis.

Keuntungan ekonomis dalam headline ini banyak menggunakan kata-kata gratis, diskon, bonus, hemat dan lain-lain. Sedangkan yang mengedepankan keuntungan psikologis akan banyak memainkan emosi pembaca Anda. Biasanya terdapat kata cara, langkah-langkah, teknik, jurus, strategi dan lain-lain

Contoh-contoh headlinenya

  • Beli satu dapat dua
  • Bonus senilai Rp. 1.000.000 khusus pembelian hari ini
  • 7 langkah praktis bebas hutang
  • Cara super cepat mendapatkan penghasilan dalam 15 hari

2. News Headline

adalah Headline yang bersifat berita atau pengumuman. Biasa digunakan untuk memperkenalkan produk baru, pemberitahuan tertentu, event, seminar dan lain-lain

contohnya :

  • Pertama dan terakhir di tahun 2020
  • Terobosan nyata dalam memerangi efek penuaan
  • Penemuan hebat menghilangkan jerawat

3. Selective Headline

Anda menargetkan iklan atau promosi Anda untuk segment atau orang-orang tertentu.

contohnya :

  • Khusus pengguna kartu XL dapatkan ….
  • Khusus member (toko Anda) dapatkan potongan harga hingga 50 %
  • Untuk kamu yang suka masak dapatkan tips berikut ini….

4. Curiosity Headline

Membuat pembaca iklan atau promosi Anda merasa penasaran dengan apa yang Anda tawarkan.

contohnya :

  • Rahasia menjadi lebih kaya dengan bisnis online
  • Ini cara membuat para kompetitor iri denganmu
  • Apa yang membuat wanita selalu terlihat cantik?

5. Gimmic Headline

Adalah Anda menggunakan permainan kata dan kalimat dalam judul. bisa berupa perulangan bunyi, efek keterkejutan, atau tipuan

contohnya :

  • Modal Gratis, Hasil Fantastis
  • Saya kaget! ….
  • Ah, Saya menyesal! …

6. Fear Headline

adalah Seolah-olah Anda menakut-nakuti pembaca, sehingga mereka benar-benar takut dan mengikuti apa yang Anda tawarkan.

contohnya :

  • Awas bangkrut!
  • Jangan sampai kehabisan!
  • Hati-hati! Bahaya kolesterol

7. Question Headline

Memberikan pertanyaan kepada pembaca agar mereka jawab dalam hatinya. Anda harus menggunakan pertanyaan terbuka yang membuat orang berkata ya atau tidak, sudah atau belum, tahu atau tidak tahu.

contoh :

  • Sudahkah Anda minum yakult hari ini?
  • Apakah Anda sudah sedekah hari ini?
  • Apakah Anda membuat kesalahan ini dalam berbisnis?

8. Quotation Headline

adalah Anda mencantumkan Quote dari orang lain untuk dijadikan sebuah headline. Anda bisa menggunakan kutipan buku, testimoni pelanggan, ucapan seorang tokoh, dan lain-lain.

9. Command Headline

Headline yang mengajak atau memerintahkan seseorang untuk melakukan sesuatu.

contoh :

  • Ayo sekolah!
  • Beli, atau gigit jari!
  • Daftarkan diri Anda sekarang juga!

10. Claim Headline

Adalah mengklaim atau menyatakan sesuatu secara sepihak. Merasa paling terbaik dan satu-satunya.

contoh :

  • Motivator termuda dan terbaik
  • Minuman paling enak
  • Buku Terlaris di dunia

11. You & I Headline

Anda seakan-akan berbicara langsung dengan pembaca. Menggunakan kata “saya” dan “Anda/Kamu”

Contoh :

  • Saya yakin Anda tidak akan menolak penawaran ini
  • Saya baru saja berhasil mendaptak omset ratusan juta. Kini gilan Anda!
  • Saya akan tunjukkan kepada Anda bagaimana saya bisa menurunkan berat badan

12. Teaser Headline

Adalah menantang pembaca Anda untuk membuktikan kemampuan mereka. Headline ini terkesan meremehkan atau meragukan kemampuan pembaca.

Contoh :

  • Anda pasti tak sanggup mencapainya
  • Anda tak akan berani membiarkannya
  • Buktikan kemampuan Anda di sini

13. Merk Headline

Adalah mencantumkan merk atau logo perusahaan Anda dalam headline. Headline ini hanya cocok bagi Anda yang sudah mempunyai merk yang sudah dikenal oleh masyarakat luas. Jadi jika Anda baru dan belum mempunyai merk yang terkenal jangan menggunakan headline jenis ini.

Mengingatkan lagi, headline harus bisa menarik perhatian audiens atau pembaca Anda dan ini hukumnya wajib dan tidak bisa ditawar-tawar lagi. Oleh karena itu Anda harus mempertajam kemampuan untuk membuat headline dengan praktek dan terus mencoba. Amati, tiru dan modifikasi headline-headline yang sudah ada, pelajari teknik menulis headline dari berbagai referensi yang ada.

Mari kita belajar bersama disini dan Bagikan pengalaman Anda menulis headline di kolom komentar. Terimakasih, Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

Leave a Reply