Setiap Sistem Penjualan Efective Memiliki 4 Bagian Ini

Dengan dimulainya vaksinasi Covid-19, ada kemungkinan kita akan segera keluar dari pandemi. Tentu saja, masa-masa sulit belum berakhir, tetapi ada sinyal bahwa sedang menuju lonjakan ekonomi.

Salah satu indikatornya adalah banyaknya permintaan yang terpendam untuk belanja di pihak konsumen dan bisnis.

Orang-orang masih belum mengeluarkan uang mereka, tetapi para pemimpin usaha kecil dan menengah berencana meningkatkan pengeluaran mereka pada tahun 2021.

Pimpinan UKM perlu bersiap sekarang untuk lonjakan pertumbuhan. Meningkatkan dan mengoptimalkan tenaga penjualan harus menjadi prioritas nomor satu mereka.    

Tim Penjualan Akan Memimpin Pemulihan Bisnis

Tim penjualan akan menjadi senjata rahasia pemulihan

Tim penjualan akan menjadi senjata rahasia pemulihan. Karena telah berhubungan dengan pelanggan selama krisis Covid-19. Sehingga tim sadar dan tahu masalah dan tantangan pelanggan.

Mereka sudah siap untuk membawa pesan baru ke pasar dan menjangkau pelanggan baru. Mereka tahu jika pelanggan kompetitor Anda tidak senang.

Dan mereka akan tahu lebih baik daripada siapa pun di perusahaan Anda bagaimana perilaku pelanggan setelah pemulihan terjadi.

Pentingnya Sistem Penjualan

Pentingnya sistim penjualan

Anda sebagai pemimpin bisnis harus memiliki pandangan objektif tentang fungsi penjualan kemudian menggunakan perspektif itu untuk merancang dan menyempurnakan sistem penjualan agar bisnis Anda dapat sukses.

Setiap perusahaan membutuhkan sistem penjualan. Pemimpin menggunakan sistem penjualan untuk pengambilan keputusan, karena sistem tersebut memberi mereka lensa yang konsisten untuk mengevaluasi kinerja penjualan.

Membangun Sistem Penjualan yang Sukses

Membangun sistim penjualan yang sukses

Sistem penjualan yang efektif terdiri dari empat komponen: pelanggan, tenaga penjual, kepemimpinan penjualan, dan dukungan penjualan.

1. Customer atau Pelanggan

Pelanggan harus menjadi inti dari segala sesuatu yang dilakukan tenaga penjual. Sebelum munculnya internet dan sebelum pandemi semua pembelian dilakukan secara langsung.

Hal-hal seperti menjalin hubungan baik pelanggan, koneksi emosional , preferensi halus, dan loyalitas dibangun oleh pemilik bisnis untuk mendorong dan mempengaruhi seorang pelanggan memutuskan untuk melakukan pembelian.

Namun tampaknya sekarang ini hal itu sangat jarang dilakukan, dan ini menjadi kesempatan Anda untuk bisa memulainya kembali.

Untuk membuat koneksi yang otentik dan tahan lama dan agar dicintai oleh pelanggan, Anda harus berkomitmen memahami mereka dan berempati dengan mereka setiap saat.

Selain itu Anda juga harus mengidentifikasi dan mencari tahu siapa sebenarnya pelanggan Anda, bagaimana pelanggan Anda membeli, apa yang dibutuhkan mereka dan apa yang mereka harapkan dari produk yang Anda jual. Dengan mengetahui itu semua maka Anda dapat membangun loylitas pelanggan.

2. Tenaga Penjualan

Tenaga Penjualan dalam hal ini dianggap sebagai front-liner-nya perusahaan. Dan jika berada dalam perang, mereka adalah pasukan yang pertama menghadapi musuh dan menang kalah ditentukan salah satunya oleh kinerja para front-liner ini.

Mereka adalah perwakilan perusahaan yang akan membawa nama baik produk dan juga perusahaan tentunya, karena mereka akan berinteraksi langsung dengan konsumen, mendengar keluh kesah konsumen secara langsung, mendengar pujian juga secara langsung.

Maka dari itu, memilih tenaga pemasar sama pentingnya dengan memilih para karyawan lain di bidang lain yang membutuhkan keahlian tertentu terutama keahlian dalam menjual produk sehingga tenaga penjualan dapat dijadikan sebagai pembawa pesan yang baik terhadap apa yang dimaksudkan terhadap produk yang Anda jual.

Jika salah dalam memilih tenaga penjualan, maka jangan heran ketika apa yang dimaksud untuk disampaikan oleh perusahaan tidak diterima dengan baik oleh konsumen dan malah menghasilkan kesan buruk yang akan berakibat sangat buruk bagi perusahaan.

Pilihlah tenaga penjualan yang profesional yang memiliki karakteristik tertentu seperti etos kerja yang tak kenal lelah, keinginan yang membara untuk dicapai, rasa ingin tahu alami tentang pelanggan mereka, kemampuan untuk terhubung dengan pelanggan mereka, pemahaman tentang prioritas dan nilai-nilai pelanggan, dan pemahaman tentang bagaimana produk atau solusi mereka dapat menguntungkan pelanggan.

3. Pemimpin Penjualan

Pemimpin penjualan sangat penting untuk membimbing dan mendorong tim mereka untuk mengembangkan keterampilan, memperbaiki proses, dan menumbuhkan pengetahuan.

Mereka menentukan metrik kinerja utama untuk mengukur keberhasilan. Mereka juga menetapkan dan mengembangkan strategi saat kebutuhan bisnis dan kondisi pasar berubah.

Leadership yang kurang baik dapat mengorbankan seluruh performa sales brand yang Anda dan tim wakili. Tidak cukup hanya memiliki karisma saja untuk menjadi pemimpin sebuah tim sales.

Anda perlu memiliki kemampuan untuk memimpin seseorang agar mengambil sebuah keputusan atau mau terlibat karena keinginan mereka sendiri. Itulah ciri kepemimpinan dalam dunia sales yang dapat disebut berhasil.

4. Dukungan Penjualan

Dukungan penjualan terdiri dari semua yang dibutuhkan tenaga penjual untuk menjadi kompetitif dan kompeten saat menjual. Ini termasuk pelatihan, alat-alat penunjang penjualan, teknologi, dan pengembangan profesional.

Tim penjualan merupakan aset penting Anda, jadi berinvestasi dalam dukungan penjualan harus menjadi prioritas Anda untuk menunjang pekerjaan mereka.

Menyeimbangkan kembali Pendekatan Penjualan untuk Pemulihan

Setelah sistem penjualan mereka diberlakukan, pemimpin penjualan perlu mempertimbangkan pendekatan penjualan baru untuk pemulihan.

Setelah sistem penjualan mereka diberlakukan, pemimpin penjualan perlu mempertimbangkan pendekatan penjualan baru untuk pemulihan.

Setiap organisasi penjualan harus mencari tahu bagaimana mereka akan menyeimbangkan kembali layanan mereka ke pelanggan.

Akankah mereka kembali menjual tatap muka atau mempertahankan beberapa proses virtual yang diadopsi selama krisis.

Sangat penting bagi Anda untuk menyelaraskan tenaga penjualan dengan bagaimana pelanggan Anda ingin membeli dan menentukan tingkat kontak tatap muka yang Anda mampu.

Kemungkinan akan ada lebih banyak ketidakpastian di depan sebelum kita mulai melihat pemulihan. Namun, yang pasti pemulihan pasti akan datang.

Waktunya sekarang adalah untuk mempersiapkan organisasi penjualan Anda untuk mengambil keuntungan dari lonjakan pertumbuhan.

Anda bisa bagikan pendapat Anda disini, tinggalkan komentar Anda dan beri tahu kami respon Anda.

Leave a Reply