Cara Menghilangkan Bau Kaki Secara Alami

Bau Kaki

Bau kaki merupakan salah satu masalah yang mungkin tampak sepele namun bisa menjadi sangat mengganggu keseharian kita. Apalagi kalau Anda adalah orang yang sering beraktifitas dengan bertemu banyak orang seperti di kampus, sekolah, maupun di kantor.

Masalah bau pada kaki ini bisa membuat kepercayaan diri Anda akan menurun dan malu untuk berada di dekat orang lain.

Mengapa Kaki bisa mengeluarkan Bau yang Tidak Sedap?

Bau kaki dadalah kondisi ketika kaki mengeluarkan bau yang tidak sedap secara berlebihan, atau disebut dengan istilah bromhidrosis. Sebenarnya, istilah bromhidrosis bukanlah merupakan sebutan khusus untuk bau pada kaki, melainkan juga merujuk pada setiap bau tidak enak yang berlebihan di area tubuh lainnya yang memiliki kelenjar keringat. Manusia sendiri terhirung memiliki kira-kira 250.000 kelenjar keringat yang berada di dalam kulitnya.

Kelenjar keringat yang berada di daerah kaki adalah kelenjar eccrine yang sebenarnya tidak berbau seperti halnya kelenjar apocrine yang berada di ketiak dan organ genital yang mengandung asam amino dan menjadi penyebab dari bau di badan.

Bau tidak enak yang muncul dari area kaki ini muncul karena keringat yang dikeluarkan oleh kelenjar eccrine bercampur dengan bakteri yang tumbuh di sekitar area tubuh tersebut.

Penyebab Terjadinya Bau Kaki

 

Kaos Kaki Bau

Berikut adalah bebera hal yang bisa membuat kaki kita mengeluarkan bau yang tidak enak.

1. Keringat Berlebih

Kondisi ketika produksi keringat berlebih ini dikenal pula dengan istilah hyperhidrosis. Kondisi ini merupakan salah satu penyebab terbesar dari masalah bau yang terdapat pada kaki.

Meski pada dasarnya keringat yang dihasilkan dari kelenjar eccrine pada kaki tidak menimbulkan bau dan hanya mengandung air, garam sodium dan senyawa yang lainnya dalam jumlah sedikit. Akan tetapi, semakin banyak keringat yang dihasilkan oleh tubuh maka akan semakin kuat pula bau yang bisa ditimbulkan.

2. Bakteri

Adanya bakteri pada kelenjar eccrine yang sebenarnya tidak berbau adalah jawaban atau penyebab dari tidak sedapnya bau kaki yang muncul tersebut, karena bakteri akan mengubah senyawa yang ada dalam keringat menjadi senyawa lain yang berbau tidak enak.

Beberapa bakteri yang bisa menyebabkan kaki menjadi bau di antara lain adalah bakteri Propionibacteria. Bakteri ini mampu menghasilkan senyawa propionic acid yang berbau seperti asam dan bakteri Staphylococcus Epidermidis yang menghasilkan senyawa berbau seperti keju.

Selain itu, ada juga beberapa bakteri lain seperti Bacillus, Stapphylococcus Aereus dan Micrococci yang juga bisa membuat munculnya masalah bau pada kaki.

3. Penggunaan Kaos Kaki maupun Sepatu

Menggunakan kaos kaki atau alas kaki yang tertutup lainnya sepanjang hari bisa menyebabkan munculnya bau tidak sedap pada kaki. Penyebabnya adalah karena kaos kaki menjebak dan menghalangi penguapan keringat dari kelenjar eccrine.

Akibatnya, keringat tersebut akan semakin menumpuk dai area kaki dan membuat bakteri akan semakin mudah mengubah senyawa yang berasal dari keringat menjadi senyawa dengan bau yang menyengat yang tidak sedap. Solusinya bisa mengatur penggunaan kaos kaki dan sepatu dengan tepat.

4. Sindrom Metabolisme

Sindro metabolisme atau masalah kelainan pada tubuh juga merupakan salah satu hal yang memicu berlebihnya produksi keringat dalam tubuh kita. Sindrom ini dikenal dengan nama trimethylaminuria (TMAU).

Orang yang terkena sindrom ini akan menghasilkan keringat atau bau badan yang tidak enak bahkan semenjak ia lahir, karena tubuhnya menghasilkan senyawa trimethylamin yag berlebihan dalam keringat dan urinnya pun memiliki bau amis.

Berdasarkan sebuah peneltian yang termaktub dalam The American Journal of Medicine, 33% dari 353 orang dengan bau badan berlebih yang diuji adalah seseorang yang terkena sindrom TMAU ini.

5. Pengobatan

Salah satu faktor lainnya yaiut pengobatan yang sebelumnya pernah dilakukan untuk mengtasi sebuah penyakit. Ini karena ada eberapa jenias obat ynag mampu memicu timbulnya bau tidak sedap pad kaki ini.

Beberapa jenis obat yang meicu produksi keringat dan bau badan berlebih antar lai anti-depresan seperti Zyban, Anafranil dan Paxil, serta obat-obatan anti inflamasi atau NSAIDs seperti Ketofren dan Naproxen, juga pengobatan untuk mengtasi kanker seperti Lupron serta golongan obat Topomax yang biasa digunakan sebagai obat untuk mengtasi penyakit epilepsi.

6. Makanan

Faktor makanan juga merupakan salah satu faktor yang membuat kaki kita menjadi berbau tidak sedap. Beberapa makanan yang megandung senyawa sulfur seperti kubis, brokoli, bawang, teh, kopi dan makanan-makanan dnegan kadar sulfur tinggi lainnya akan berubah menjadi senyawa sulfite.

Dr. Robert A. Kornfeld yang merupakan pendiri dri Institute for Integrative Podiatric Medicine mengatakan bahwa makanan yang mengandung karbohidrat olahan atau refined carb mampu merangsang aktifitas bakteri pada kelenjar dan akhirnya membuat timbulnya bau pada kaki.

Selain itu, makanan yang pedas serta memiliki kadar protein yang tinggi juga menurut penelitian bisa memicu berlebihnya produksi keringat atau hyperdrosis yang merupakan salah satu penyebab dari tidak sedapnya bau pad kaki.

7. Perubahan Hormon

Perubahan hormon seperti ketika pubertas atau menopause juga merupakan salah satu dari penyebab bau kaki maupun bau badan. Menurunnya kadar hormon estrogen pada wanita yang mengalami menopause atau menstruasi seringkali disalahpahami sebagai bagian dari hypothalamus pada otak sebagai bahwa tubuh sedang kepanasan atau overheated yang membuat otak memberi perintak kepada kelenjar keringat untuk menghasilkan keringat yang lebih banyak untuk mengatasinya.

Fakta Dan Mitos Tentang Masalah Bau Kaki

Menghilangkan Bau Kaki

Ada beberapa anggapan orang tentang masalah bau kaki ini yang terkadang bisa benar maupun kadang cuma mitos. Berikut adalah beberapa mitos dan fakta yang berhubungan dengan bau kaki yang mungkin sering Anda dengar.

Mitos: Keringat adalah penyebab utama bau kaki.

Fakta: Seperti yang telah disebutkan di atas, sebenarnya keringat yang dihasilkan kelenjar eccrine pada kaki tidaklah menimbulkan bau, akan tetapi bakterilah yang mengubah senyawa dalam keringat tersebut menjadi senyawa yang menyebabkan timbulahnya bau pada kaki.

Mitos: Bau kaki pria lebih menyengat dibanding wanita.

Fakta: Faktanya, tidak ada perbedaan bau baik pada kai pria maupun wanita, bahkan sebaliknya wanita memiliki risiko mengalami masalah bau kaki yang lebih besar dibanding pria karena memiliki lebih banyak kelenjar keringat. Hanya saja, mungkin karena pria terlihat banyak mengeluarkan keringat saat beraktifitas dan karena bau yang tidak sedap saat berada di ruangan khusus pria, banyak orang menganggap bau kaki pria lebih parah dari wanita.

Mitos: Obat kumur dan minyak kayu putih efektif untuk menghilangkan bau kaki.

Fakta: Kedua jenis bahan tersebut mungkin bisa mengurangi bau untuk beberapa saat tapi karena tidak diciptakan untuk menghilangkan bau kaki, penggunaan keduanya secara terus menerus justru bisa merusak sel yang ada pada kaki.

Mitos: Bedak bayi bisa digunakan untuk mengatasi bau kaki secara permanen.

Fakta: Bedak bayi atau baby powder mengandung talk dan beberapa bahan seperti magnesium silikat yang dapat menyerap keringat dan membuat kaki terasa halus. Meski demikian, bedak tidak dapat menyingkirkan bakteri penyebab bau yang menempel pada kaki secara permanen.

Mitos: Menggunakan sepatu plastik bisa menyebabkan bau kaki.

Fakta: Sebenarnya material yang digunakan untuk membuat sepatu tidak ada kaitannya dengan bau kaki. Sepatu bisa menyebabkan bau kaki apabila digunakan dalam waktu yang lama, tidak memiliki cukup ventilasi, kotor dan tidak mengenakan kaos kaki yang menyerap keringat dengan tepat.

10 Cara Menghilangkan Bau Kaki dengan Alami

Untuk mengatasi masalah bau yang menyegat pada kaki, NAda bisa menggunakan bahan-bahan sederhana yang mungkin saja Anda miliki di dapur Anda. Berikut adah bahan-bahan yang bisa digunakan untuk menghilangkan bau pad kaki.

1. Teh

Teh Hitam

Teh bisa digunakan untuk memengatasi bau pad kaki karena teh mengandung senyawa anti-bakteri yang memiliki kemampuan untuk mengurangi tumbuhnya bakteri yang erupakan penyebab bau yang mendiami kulit kaki. Merendam kaki dengan larutan teh setiap hari dipercaya bisa mengurnagi produksi keringat berlebih pad kaki.

Cara pemakaian:
1. Rendam bubuk teh hitam atau teh hijau ke dalam sebuah wadah seperti ember atau baskom yang berisi air hangat. Lakukan hal ini selama 10 menit.
2. Masukkan kakimu ke dalam wadah tersebut dan Anda cukup duduk dengan santai beberapa saat.

2. Cuka Apel

Cuka apel

Cuka apel juga terbukti memiliki kandungan senyawa anti-bakteri yang bisa meghilangkan bau pada kaki. Beberapa jenis bakteri yang suka tinggal pada kulit kaki ini diketahui tidak tahan dengan kadnungan asam pad cuka apel.

Akan tetapi, setelah mengunakan larutan cuka, kaki Anda akan berbau asam, dan untuk menghilangkannya bisa mengoleskan lotion atau minyak essens.

Cara pemakaian:
1. Larutkan cuka apel secukupnya pada baskom atau ember untuk merendam kaki. Takarannya, misalnya tiga sendok makan cuka apel dicampur dengan emat gelas air hangat.
2. Rendamkan kaki Anda ke dalam larutan tadi selama kurang lebih 15 menit.
4. Keringkan kaki Anda dengan mengolesi lotion atau pelembab untuk menghilangkan aroma asam.

3. Minyak Lavender

Minyak lavender

Selain memiliki aroma harum yang khas, minyak lavender juga memiliki kandungan senawa essence oil dan anti-bakteri yang bisa mengatasi pertumbuhan bakteri dan menghilangkan bau pada kaki yang mengganggu. Dengan minyak lavender ini, kaki juga aakan teras lebih rileks dan santai sehingga akan menghambat pertumbuhan keringat secara berlebih.

Cara pemakaian:
1. Tuangkan beberapa teteas minyak lavender ke dalam ember atau baskom yang sebelumnya telah diisi dengan air hangat.
2. Rendam dan cucilah kaki Anda menggunakan air larutan tadi selama kira-kira 15 menit.
3. Keringkan dan pijat menggunakan minya yang sama untuk menjaga kaki tetap halus dan memiliki aroma yang harum.

4. Baking soda

Baking soda

Baking soda memang cukup terkenal sebagai bahan yang basa dipakai untuk mengatasi bau pada kaki. Di dalam baking soda terkadnung senyawa yang bisa menciptakan alkalin pada kaki, di mana tidak semua bakteri bisa tahan dengan suasana alkalin atau basa.

Selain itu juga sodium bikarbonar yang terkadnung dalam baking soda juga mampu mentralkan pH atau keasaman keringat, sehingga mempu menghambat aktifitas bakteri yang bisa menyebabkan masalah bau pada kaki.

Cara pemakaian:
1. Campur satu sendok teh baing soda dengan beberapa tetas air, lalu oleskan ke kaki dengan merata.
2. Pijat pelan pada kaki selama kurang lebih 10 menit, lalu bisal dengan air bersih.
3. Bisa juga Anda menaburkan baking soda ini ke sepatu Anda selama semalama untuk menghilangkan baunya, lalu bersihkan pada pagi harinya.

5. Jahe

 

Jahe

Jahe memang terkenal sebagai tanaman serbaguna dan memiliki berbagai manfaat yang baik bagi kesehatan tubuh manusia, termasuk pula untuk masalah bau pada kaki ini. Jahe mampu mengatasi masalah bau pad kaki karena memiliki kandungan berbagai senyawa aktif yang bisa mengerluarkan toksin dari dalam tubuh kita.

Peneliti dari Jerman juga membuktikan bahwa jahe ini bisa dapat merangsang kelenjar keringat untuk mengeluarkan proten yang dikenal sebagai dermaicidn Proten ini berfungsi sebagai disinfektan yang dapat mencegah tumvuhnya mikroba atau bekteri pada kaki.

Cara pemakaian:
1. Haluskan dua sentimeter jahe lalu bungkus dengan kain.
2. Masukkan sebungkus kain yang berisi tersebut ke dalam air hangat, lalu gunakan air tadi untuk merendam kaki Anda selama selama 10-15 menit.
3. Bisa juga Anda mengoleska jahe yang sebelumnya telah telah dihaluskan pada kaki. Diamkan selama 10 menit lalu bilas dengan air hangat.

6. Minyak Kelapa

Minyak kelapa

Minyak kelapa juga memiliki kandungan senyawa anti-bakteri seperti asam laurat yang memiliki kemampuan utnuk menghambat dan membubuh bakteri yang menyebabkan bau pada kaki. Selain itu, minyak kelapa juga bisa menjaga kesehatan dan kelembabannya kulit.

Cara pemakaian:
1. Oleskan minyak kelapa yang telah sebelumya sudah dihangatkan pada kaki Anda, lalu pijat selama 10 sampai 15 menit.
2. Biarkan minyak itu mengering dan meresap ke pori-pori kulit.
3. Lakukan perawatan ini secara eratur setiap hari sebelum mau tidur di malam harinya.

7. Cengkeh

Cengkeh

Rempah yang biasa digunakan sebagai salah satu bumbu maasakan ini juga bisa memiliki kegunaan untuk mengatasi bau pada kaki. Cengkeh mengandung senyawa anti-septik dan anti-inflamasi yang berguna untuk membunuh bakteri yang terdapat pada permukaan kulit.

Cengkeh juga mengandung senywa eugenol yang memberikan aroma harum yang khas pad kulit kaki kita sehingga sangat ampuh untuk menghilangkan bau yang ada pada kaki.

Cara menggunakan:
1. Rebus beberapa butir cengkeh ke dalam sebuah panci yang berisi air bersih sampai hangat hangat.
2. Rendam kaki Anda dalam larutan tersebut selama 10 hingga 15 menit.
3. Bersihkan dan keringkan dengan menggunakan handuk.

8. Daun Sage

Daun sage

Daun yang satu ini memang biasa digunakan sebagai bahan untuk ppengobatan herbal. Daun sage memiliki kandungan berbagai senyawa aktif seperti senyawa anti-bakteri dan anti-inflamasi yang dikenal sebagai senyawa yang bisa mengatasi membunuh bakteri dan menghilangkan bau pada kaki.

Daun sage juga juga mengandung senyawa tannin yang memiliki kegunaan untuk mengurangi produksi berlebih kerigat dan membuatnya menjadi netral.

Cara pemakaian:
1. Tendam 10 helai daun sage ke dalam air hangat selama kurang lebih 15 menit.
2. Selanjutnya, rendamkan kakimu ke dalam larutan air tadi selama 25 menit.
3. Selain dengan cara merendam, Anda juga bisa juga menghaluskan daun sage atau menggunakan daun sage kering dan mencampurnya dengan minyak essens untuk memijat kaki Anda.
4. Lakakukan perawatan ini secara rutin satu sampai dua kali sehari.

9. Garam Epsom

Garam epsom

Pada dasarnya, secara alami keringat yang ada dalam tubuh kita mengandung garam, ternyata menggunakan larutan air garam (khusunya garam epsom) bisa juga mengatasi masalah bau pada kaki.

Cara pemakaian:
1. Campurkan tiga sendok garam epsom atau garam kosher (kalau memang tidak tersedia), dengan tiga gelas belimbinng dan air hangat
2. Rendam dan cuci kaki anda ke dalam campuran air tersebut selama kurang lebih 10 menit.
3. Lakukan perawatan ini secara rutin setiap hari. Lebih baik pada malam hari setelah selesai beraktifitas.

10. Lobak

Lobak

Lobak memiliki kandungan berbagai senyawa aktid yang ampuh mengatasi masalah bau kaki, di antaranya vitamin B, fosfor, zink dan vitamin C. Lobak juga memiliki senyawa anti-bakteri yang bisa menghambat aktifitas bakteri yang menyebabkan bau yang menempel pada kulit kaki.

Cara pemakaian:
1. Haluskan lobak dengan campuran sedikit jahe dan campurkan sedikit perasan lemon sampai berbentuk pasta.
2. Oleskan pasta itu pada kaki Anda, dan pijat selama lima menit.
3. Bilas dan bersihkan dengan menggunakan air hangat.
4. Lakukan perawatan ini dua-tiga kali dalam sepekan.

Leave a Reply