Kenali 4 Hormon Otak Ini Karena Dapat Mendorong Kebahagiaan dan Kesuksesan Anda

Awalnya mungkin nampak aneh untuk berpikir bahwa kesuksesan mungkin tidak menciptakan kebahagiaan. Sebab banyak dari kita berpikir bahwa kita harus mengorbankan kebahagiaan kita sekarang untuk mengejar kesuksesan dengan harapan dapat mencapai hidup yang bahagia di kemudian hari.

Kita hidup dalam masyarakat yang menempatkan kesuksesan profesional dan finansial di atas segalanya. Ini menciptakan banyak persaingan dan berdampak negatif pada diri kita.

Banyak dari kita begitu menikmati dan melakukan semua cara yang dipercaya untuk bisa mencapi kesuksesan, tapi dalam proses pencapian kesuksesan kita malah kurang bisa bahagia.

Terkadang kita mempercayai bahwa kita akan bahagia bila berhasil mencapai tujuan-tujuan tertentu seperti berhasil menurunkan berat badan, mendapat pekerjaan, mendapat promosi jabatan, dan lainnya.

Namun ketika tujuan-tujuan itu berhasil dicapai selalu saja ada yang lainnya lagi. Sepertinya kebahagiaan selalu berada di luar jangkauan kita.

Jelas ada sesuatu yang tidak benar, dari banyak fakta yang ada ternyata kesuksesan tidak menjamin kebahagiaan sehingga kita perlu mempertimbangkan kembali prioritas kita.

Mungkin kita perlu fokus untuk mencapai kebahagiaan terlebih dahulu dan kemudian kesuksesan mungkin akan mengikuti.

Capai Kebahagiaan Dengan 4 Hormon Ini

Kenali 4 Hormon Otak Ini Karena Dapat Mendorong Kebahagiaan dan Kesuksesan Anda

Studi ilmu saraf dan psikologi positif membuktikan bahwa kebahagiaan sangat penting untuk mencapai kesuksesan. Dengan memicu pelepasan hormon yang meningkatkan daya ingat, fokus, motivasi, pemecahan masalah, dan emosi positif membantu otak bekerja lebih baik.

Salah satu fungsi penting dari hormon adalah mengatur suasana hati. Beberapa jenis hormon tertentu di dalam tubuh telah dikenal membantu meningkatkan perasaan positif, termasuk kebahagiaan dan kesenangan.

Hormon-hormon itu biasa dikenal dengan hormon bahagia, yang meliputi Hormon dopamin, endorfin, oksitosin dan serotonin.

Dopamin memberikan lonjakan kegembiraan dan energi sementara endorfin menghasilkan jenis euforia untuk membantu menyembunyikan rasa sakit, kesulitan, memberi kita kemampuan untuk terus maju.

Oksitosin menciptakan perasaan aman dan memiliki sementara serotonin membawa rasa bangga dan hormat.

Oleh karena itu Anda perlu tahu cara megaksesnya dan cara meningkatkannya dalam tubuh simak selengkapnya di artikel ini.

1. Hormon Dopamin

Dopamin memainkan peran penting dalam motivasi dan penghargaan

Hormon bahagia ini dikenal juga sebagai neurotransmitter, yaitu penghantar stimulus atau membuat kita menginginkan sesuatu, dan dengan adanya keinginan kita menjadi termotivasi untuk melakukan sesuatu agar tercapai keinginan kita.

Dopamin memainkan peran penting dalam motivasi dan penghargaan. Ketika Anda berhasil mencapai suatu tujuan, rasa puas, senang dan bangga yang muncul setelahnya merupakan hasil dari kerja dopamin.

Penambahan zat ini bisa membuat orang bersemangat, namun jika terlalu berlebih akan menyebabkan ketagihan.

Menurut penelitian, penurunan dan penambahan dopamin secara berlebih akan menyebabkan kinerja Anda terganggu.

Lalu apa saja aktifitas yang menghasilkan dopamin? Jawabannya adalah semua aktifitas yang berpotensi menghasilkan imbalan atau reward akan menghasilkan dopamin.

Semakin sedikit reward yang diperoleh. Maka akan semakin sedikit jumlah dopamin yang dihasilkan.

Namun masalahnya adalah ketika kita terbiasa mendapatkan dopamin dengan kadar yang tinggi seperti bermain sosial media, game, film, dan musik, kita akan merasa enggan melakukan aktifitas berat yang hanya menghasilkan sedikit dopamin seperti menyelesaikan pekerjaan rumit dan pekerjaan lainnya.

Apabila kita memberi asupan dopamin berlebihan pada diri kita maka akan membuat kita kehilangan motivasi dan semangat sehingga menjadi lebih malas serta menunda-nunda pekerjaan sehingga pekerjaan kita tidak maksimal atau tidak selesai.

Anda harus bijak dan pintar dalam mengelola hormon ini jangan biarkan diri Anda terlalu sering terbanjiri dopamin dengan mudah sehingga itu akan membuat Anda tidak produktif.

2. Hormon Endorfin

Hormn endorfin menghasilkan jenis euforia untuk membantu menyembunyikan rasa sakit

Endorfin juga memainkan peran dalam memicu perasaan positif sekaligus membantu mengurangi rasa sakit. Selain berpengaruh mengurangi persepsi rasa sakit (analgesik), endorfin juga dapat bertindak sebagai penenang.

Jika dihasilkan dalam batas normalnya, hormon endorfin berfungsi untuk mengurangi efek buruk dari stres dan rasa sakit, melepaskan hormon seksual, menambah nafsu makan, dan meningkatkan respons sistem imun tubuh

Ada berbagai cara memicu hormon endorfin, antara lain mengonsumsi makanan tertentu.

 Misalnya, makan cokelat. Saat seseorang mulai mengkonsumsi cokelat, maka tubuh akan mengeluarkan hormon endorfin yang membuat seseorang merasa lebih tenang.

Selain makanan, salah satu pemicu utama pengeluaran hormon endorfin yaitu berolahraga.

Di saat stres atau sedang sedih lakukan olahraga atau melakukan aktivitas fisik guna memicu produksi hormon endorfin yang dapat memicu perasaan positif.

3. Hormon Serotonin

Hormon bahagia berikutnya adalah serotonin yang sangat penting dalam mengelola suasana hati, termasuk mencegah depresi.

Hormon bahagia berikutnya adalah serotonin yang sangat penting dalam mengelola suasana hati, termasuk mencegah depresi.

Selain itu juga berperan dalam berbagai fungsi tubuh yang lain, seperti pencernaan, proses pembekuan darah, pembentukan tulang, dan fungsi seksual.

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa ketidakseimbangan kadar serotonin memiliki pengaruh terhadap gangguan suasana hati yang mengarah pada stres, bahkan depresi.

Salah satu cara meningkatkan serotonin dengan alami adalah dengan mengkonsumsi makanan bergizi.

Beberapa makanan sehat di sekitar kita mengandung serotonin dan zat lain yang dapat membantu produksi neurotransmitter seperti pisang, telur, biji-bijian dan lain sebagainya.

4. Hormon Oksitosin

Oksitosin bertugas memengaruhi tingkah laku dan interaksi manusia yang berhubungan dengan perasaan cinta serta kasih sayang

Hormon oksitosin berperan dalam sistem reproduksi wanita serta proses kelahiran dan menyusui.

Namun, hormon yang juga dikenal sebagai hormon cinta ini ternyata memiliki peran yang jauh lebih kompleks.

Oksitosin bertugas memengaruhi tingkah laku dan interaksi manusia yang berhubungan dengan perasaan cinta serta kasih sayang, seperti orgasme, kedekatan sosial, hingga sikap keibuan.

Menurut jurnal Cell Press, Tingkat tinggi oksitosin bisa membuat orang merasa santai, menimbulkan kepercayaan, menurunkan stres, serta kecemasan.

Tidak jauh berbeda dengan ketiga hormon di atas. Produksi oksitosin juga dapat ditingkatkan atau dirangsang dengan melakukan olahraga, meditasi, dan mengonsumsi makanan yang sehat.

Demikianlah 4 hormon yang dapat Anda gunakan untuk bisa marasa dan mengalami perasaan bahagia. Semoga bermanfaat untuk Anda. Tinggalkan komentar Anda.

Leave a Reply